“HIMATIKA Mengabdi Jilid IX: Kolaborasi Edukasi, Pemberdayaan, dan Pengembangan Potensi Lokal di Desa Lantan, Batukliang Utara, Lombok Tengah”
Wisturi Handayani,Widiatmi Ningsih,Naela Magfiroh
Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Abstract
HIMATIKA Mengabdi Volume IX is a tangible contribution from HIMATIKA, the Mathematics Education Student Association, to the community through service activities held in Lantan Village, Batukliang Utara District, Central Lombok Regency. This program aims to improve the social, economic, and environmental welfare of the local community by utilizing the natural and cultural potential of Lantan Village. Activities include the development of village tourism, economic empowerment through local products such as Elong Tune coffee, educational programs through Taman Kreasi and TPQ, and the Himatika Go To School program. These activities benefit the local community and provide valuable experiences for the participants, such as enhancing social awareness, skills, and fostering a sense of unity. With a spirit of mutual cooperation, HIMATIKA Mengabdi Volume IX supports sustainable development in Lantan Village and strengthens the values of unity and national solidarity.
Abstrak
HIMATIKA Mengabdi Jilid IX merupakan wujud nyata kontribusi HIMATIKA, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika, terhadap masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat setempat dengan memanfaatkan potensi alam dan budaya Desa Lantan. Berbagai kegiatan yang dilakukan meliputi pengembangan wisata desa, pemberdayaan ekonomi melalui produk lokal seperti kopi Elong Tune, program pendidikan melalui Taman Kreasi dan TPQ, serta program Himatika Go To School. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi pelakunya, seperti meningkatkan kepedulian sosial, keterampilan, dan memperkuat semangat kebersamaan. Dengan semangat gotong royong, HIMATIKA Mengabdi Jilid IX mendukung pembangunan berkelanjutan di Desa Lantan dan memperkuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
HIMATIKA Mengabdi Jilid IX adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh HIMATIKA (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika), yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program-program yang mendukung kesejahteraan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, yang memiliki potensi alam dan budaya yang sangat kaya, namun belum sepenuhnya diberdayakan secara maksimal.
Desa Lantan, dengan segala kekayaan alamnya, seperti pertanian, perkebunan, serta tradisi budaya yang masih kuat, memiliki banyak potensi yang bisa digali lebih dalam untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Namun, meskipun desa ini kaya akan potensi, masyarakat setempat menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan taraf hidup mereka, seperti kurangnya akses terhadap pendidikan berkualitas, keterbatasan pengetahuan tentang pengelolaan potensi lokal, serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.
Melalui HIMATIKA Mengabdi Jilid IX, kami berkomitmen untuk memberikan solusi praktis dan mendukung pengembangan potensi yang ada di desa ini, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat dengan berbagai pendekatan, seperti pengembangan pariwisata berbasis desa, peningkatan keterampilan ekonomi kreatif, pemberdayaan produk lokal, serta pendidikan anak-anak melalui program Taman Kreasi dan TPQ. Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkenalkan mereka pada peluang baru, serta membangun kapasitas mereka untuk dapat bertahan di tengah perubahan zaman yang cepat.
Lebih dari itu, HIMATIKA Mengabdi Jilid IX bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa Lantan. Melalui program ini, mahasiswa dapat belajar tentang nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan pentingnya kontribusi terhadap masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi kedua belah pihak, yaitu masyarakat yang mendapat manfaat langsung dari program-program tersebut, dan mahasiswa yang mendapatkan pengalaman berharga dalam pengabdian masyarakat yang nyata.
Secara keseluruhan, HIMATIKA Mengabdi Jilid IX tidak hanya sekedar program pengabdian, tetapi juga merupakan wujud dari komitmen HIMATIKA untuk terus berperan aktif dalam pembangunan masyarakat, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama studi mereka dalam konteks yang lebih luas dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat desa Lantan dan membuka peluang bagi kemajuan desa secara keseluruhan.
Tujuan Penelitian
Meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Lantan, Batukliang Utara, Lombok Tengah, melalui program pemberdayaan yang fokus pada pendidikan, peningkatan ekonomi, dan pengembangan potensi lokal.
BAHAN DAN METODE
Dalam setiap kegiatan pengabdian masyarakat, bahan dan metode memiliki peranan yang sangat penting dalam memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program tersebut. Bahan mengacu pada segala sumber daya dan peralatan yang digunakan untuk mendukung jalannya kegiatan. Sementara itu, metode adalah cara-cara yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Pada program HIMATIKA Mengabdi Jilid IX, baik bahan maupun metode disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Lantan, Kabupaten Lombok Tengah, dan berfokus pada pengembangan potensi sumber daya alam, pendidikan, serta kesejahteraan sosial masyarakat setempat.
Bahan yang digunakan dalam kegiatan HIMATIKA Mengabdi Jilid IX terdiri dari berbagai peralatan, material, serta sumber daya yang mendukung berjalannya aktivitas pengabdian dengan maksimal. Bahan utama mencakup perlengkapan untuk pelatihan keterampilan dan pendidikan, seperti alat untuk kegiatan seni, kerajinan tangan, dan alat peraga untuk pelatihan pendidikan di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Selain itu, terdapat pula bahan untuk mendukung pengembangan pariwisata, misalnya materi promosi dan informasi terkait potensi wisata desa yang akan diperkenalkan kepada masyarakat dan wisatawan. Adapun kegiatan kebersihan lingkungan dan gotong royong juga membutuhkan perlengkapan pembersih serta bahan untuk membangun fasilitas umum yang mendukung kehidupan sehari-hari.
Untuk kegiatan seni dan kerajinan tangan di Taman Kreasi, bahan yang disiapkan mencakup alat-alat kreatif seperti cat, kertas, dan bahan-bahan daur ulang, serta buku-buku bacaan yang dapat menginspirasi peserta dalam berkarya. Selain itu, perlengkapan untuk kegiatan fisik seperti matras untuk senam dan alat-alat untuk lomba tradisional juga disiapkan untuk meningkatkan semangat berkompetisi dalam suasana yang sehat dan menyenangkan.
Metode yang diterapkan dalam HIMATIKA Mengabdi Jilid IX mengedepankan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Setiap kegiatan disusun untuk melibatkan masyarakat setempat secara aktif, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Metode yang digunakan bertujuan untuk memberikan dampak yang maksimal dan berkelanjutan, dengan memastikan bahwa masyarakat desa merasa memiliki dan turut berkontribusi dalam kegiatan yang dilaksanakan.
1.
Pendekatan Melalui Sosialisasi (Pelatihan)
Dalam kegiatan HIMATIKA Mengabdi Jilid IX, pendekatan yang digunakan adalah
melalui edukasi dan pelatihan yang berfokus pada kesehatan masyarakat, dengan
tujuan meningkatkan kualitas hidup warga desa. Salah satu kegiatan utama yang
kami lakukan adalah sosialisasi
mengenai pencegahan stunting dan cek
kesehatan. Untuk mewujudkan tujuan ini, kami bekerja sama dengan
komunitas mahasiswa bernama LAMPAK (Laskar Mahasiswa Peduli Kesehatan).
Melalui program ini, kami memberikan penyuluhan mengenai pentingnya gizi yang seimbang dan pola hidup sehat untuk mencegah stunting, yang menjadi isu serius di beberapa daerah. Kami juga memberikan informasi terkait peran ibu hamil dalam menjaga kesehatan diri dan janin, serta pentingnya pemberian ASI eksklusif untuk bayi. Selain itu, kami menyediakan layanan cek kesehatan yang meliputi pemeriksaan umum seperti tekanan darah, kadar gula darah, serta memberikan konsultasi tentang kesehatan kepada warga desa.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga desa memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai masalah kesehatan yang sering terjadi, serta bagaimana cara mencegahnya. Melalui pelatihan ini, kami berusaha memberikan keterampilan untuk meningkatkan kualitas hidup warga, baik dalam aspek kesehatan maupun pengetahuan mengenai pencegahan penyakit yang dapat mengganggu kesejahteraan mereka.
2. 2. Taman Kreasi
Salah satu inisiatif penting dalam pengabdian ini adalah Taman Kreasi, yang merupakan upaya untuk menciptakan ruang kreatif bagi masyarakat, terutama anak-anak dan remaja. Taman ini dirancang sebagai tempat yang mendukung proses belajar, bermain, dan berkreasi. Program ini bertujuan menyediakan fasilitas yang dapat mengembangkan bakat, kreativitas, dan keterampilan masyarakat melalui berbagai aktivitas seni, budaya, dan edukasi.
Kegiatan di Taman Kreasi meliputi pelatihan seni rupa, tari, kerajinan tangan, hingga kegiatan edukatif seperti membaca. Taman ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan sosial, serta menanamkan nilai-nilai kerja sama dan tanggung jawab melalui kegiatan kelompok. Melalui pengabdian ini, taman kreasi diharapkan dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dan tempat yang menginspirasi generasi muda untuk mengekspresikan potensi mereka.
Dengan lingkungan yang mendukung dan penuh kreativitas, Taman Kreasi berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang inovatif, produktif, dan berbudaya. Melalui fasilitas ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong potensi anak-anak dan remaja untuk berkreasi, dan mempererat hubungan sosial di antara mereka.
3. 3.
Gotong Royong dan Kerja Sama Sosial
Metode gotong royong menjadi inti dalam setiap kegiatan HIMATIKA Mengabdi Jilid IX. Dalam metode ini, setiap anggota masyarakat, tanpa terkecuali, dilibatkan dalam setiap langkah kegiatan. Program gotong royong ini mencakup berbagai aktivitas sosial, mulai dari membersihkan lingkungan, memperbaiki infrastruktur desa, hingga melakukan perbaikan fasilitas umum yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan, kenyamanan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, program gotong royong juga memperkuat rasa kebersamaan dan saling peduli antarwarga.
4.
4. Pendidikan di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ)
Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan agama, salah satu metode utama yang digunakan adalah melalui pengajaran Al-Qur'an di TPQ.
Pembelajaran di TPQ dilakukan dengan pendekatan yang lebih santai namun tetap fokus, agar anak-anak dapat memahami materi dengan lebih baik. Para pengajar menggunakan berbagai teknik pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, sehingga anak-anak lebih mudah dalam mempelajari Al-Qur'an dan nilai-nilai agama. Pengajaran di TPQ bertujuan untuk membentuk karakter anak-anak desa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik sesuai dengan ajaran agama.
5. Program Himatika Go To School
Program ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada dunia pendidikan di sekolah-sekolah desa. Dengan melibatkan mahasiswa HIMATIKA, program ini menyasar peningkatan semangat belajar, pengembangan keterampilan, dan motivasi kepada para siswa dan guru.
Pendekatan yang digunakan adalah inspiratif, di mana para mahasiswa yang terlibat berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka untuk memotivasi siswa agar lebih giat belajar dan berprestasi. Program ini juga mencakup pelatihan keterampilan praktis bagi siswa agar mereka dapat memanfaatkan kemampuan mereka secara maksimal.
HASIL
Kegiatan HIMATIKA Mengabdi Jilid IX di Desa Lantan, Batukliang Utara, Lombok Tengah telah memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada kesehatan dan pemberdayaan ekonomi, tetapi juga pada pengembangan kreativitas dan minat belajar generasi muda. Berikut adalah hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan:
1.
Peningkatan Kesadaran Kesehatan Masyarakat
Sosialisasi mengenai pencegahan stunting dan cek kesehatan telah memberikan
dampak yang besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya
menjaga kesehatan, terutama pada anak-anak dan ibu hamil. Dalam kerjasama
dengan LAMPAK (Laskar Mahasiswa Peduli Kesehatan), kami berhasil mengedukasi
warga desa tentang pentingnya pola makan sehat dan gaya hidup bersih. Selain
itu, pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek tekanan darah, gula darah, dan
pemeriksaan lainnya, telah membantu warga untuk lebih peduli dengan kesehatan
mereka dan mencegah penyakit melalui deteksi dini.
2.
Pembentukan Taman Kreasi sebagai Ruang Kreatif
Salah satu capaian terbesar dari HIMATIKA Mengabdi Jilid IX adalah terwujudnya
Taman Kreasi, sebuah ruang kreatif bagi anak-anak dan remaja desa. Taman ini
difungsikan untuk berbagai aktivitas seperti pelatihan seni rupa, tari,
kerajinan tangan, serta kegiatan edukatif seperti membaca. Dengan adanya taman
ini, masyarakat, khususnya generasi muda, mendapatkan wadah untuk mengembangkan
bakat dan kreativitas mereka. Pelatihan yang melibatkan lebih dari [jumlah
peserta] anak dan remaja turut memberikan dampak positif, mempererat hubungan
sosial, dan menanamkan nilai kerja sama serta tanggung jawab di kalangan
mereka.
3.
Kegiatan HIMATIKA Goes to School
Program HIMATIKA Goes to School merupakan bagian integral dari HIMATIKA
Mengabdi Jilid IX yang bertujuan untuk mengenalkan dunia matematika dan sains
kepada pelajar di sekolah-sekolah sekitar. Dalam kegiatan ini, HIMATIKA
mengadakan lomba matematika, diskusi sains, serta pemaparan mengenai pentingnya
matematika dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan yang melibatkan [jumlah
peserta] siswa ini mendapat sambutan positif dari para pelajar, yang merasa
termotivasi dan terinspirasi untuk lebih mendalami mata pelajaran matematika
dan sains. Melalui kegiatan ini, HIMATIKA tidak hanya menyebarkan semangat
belajar, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih menghargai pentingnya
pengetahuan di bidang tersebut.
4.
Pemberdayaan Ekonomi dan Pengelolaan Potensi Desa
Dalam rangka memberdayakan masyarakat, HIMATIKA Mengabdi Jilid IX juga
mengadakan penyuluhan tentang pengelolaan potensi desa yang berkelanjutan.
Masyarakat diberikan informasi mengenai cara mengoptimalkan sumber daya alam
yang ada, serta pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi
ini diikuti oleh [jumlah peserta] warga yang antusias untuk mempelajari
cara-cara baru dalam meningkatkan ekonomi desa mereka dengan memanfaatkan
potensi yang ada secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, HIMATIKA Mengabdi Jilid IX telah berhasil memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Desa Lantan, Batukliang Utara, Lombok Tengah dalam berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan kreativitas generasi muda. Dengan adanya kegiatan HIMATIKA Goes to School, masyarakat semakin memahami pentingnya pendidikan, khususnya dalam bidang matematika dan sains. Melalui kegiatan ini, HIMATIKA telah berhasil menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan keterampilan, serta menciptakan ruang bagi warga desa untuk mengembangkan diri. Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dan memberikan dampak yang lebih besar lagi di masa mendatang.
PEMBAHASAN
Kegiatan HIMATIKA Mengabdi Jilid IX di Desa Lantan, Batukliang Utara, Lombok Tengah telah membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat setempat dalam berbagai aspek, mulai dari kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi serta pengembangan kreativitas generasi muda. Kegiatan ini tidak hanya berhasil menyasar aspek kesehatan, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat desa, dengan penekanan pada pembentukan kesadaran baru yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kesehatan, memanfaatkan sumber daya alam dengan bijaksana, dan memperkenalkan kreativitas sebagai alat pemberdayaan.
Salah satu hasil yang paling mencolok dari kegiatan HIMATIKA Mengabdi Jilid IX adalah peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan, terutama dalam pencegahan stunting yang telah menjadi salah satu permasalahan utama dalam perkembangan anak-anak di daerah tersebut. Sosialisasi yang dilakukan dalam kerjasama dengan LAMPAK (Laskar Mahasiswa Peduli Kesehatan) ini berhasil mengedukasi warga mengenai pentingnya pola makan sehat, gizi yang seimbang, serta kebersihan diri dan lingkungan yang berhubungan erat dengan kesehatan masyarakat secara umum. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek tekanan darah, kadar gula darah, serta beberapa pemeriksaan medis lainnya, warga desa menjadi lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mereka. Selain itu, pemeriksaan kesehatan ini membuka mata banyak orang tentang pentingnya deteksi dini dalam pencegahan penyakit yang lebih serius. Banyak warga yang sebelumnya kurang memperhatikan kesehatan mereka, kini menjadi lebih sadar dan aktif memeriksakan kondisi kesehatan mereka secara rutin. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat desa mulai memahami pentingnya kesehatan bukan hanya sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk kesejahteraan keluarga dan komunitas secara keseluruhan.
Selain di bidang kesehatan, HIMATIKA Mengabdi Jilid IX juga memberikan kontribusi besar dalam pengembangan kreativitas generasi muda, terutama dengan terbentuknya Taman Kreasi. Taman ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai tempat di mana anak-anak dan remaja desa dapat belajar, berkarya, dan mengekspresikan potensi mereka. Kegiatan di taman kreasi ini sangat bervariasi, mulai dari pelatihan seni rupa, tari, kerajinan tangan, hingga kegiatan edukatif seperti membaca dan menulis. Dengan adanya taman ini, generasi muda di Desa Lantan memiliki wadah yang dapat mengasah bakat mereka di bidang seni dan kreativitas, yang sebelumnya terbatas karena kurangnya fasilitas dan sarana. Taman Kreasi ini tidak hanya memberikan ruang untuk ekspresi pribadi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga desa, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Mereka belajar bekerja dalam kelompok, berkolaborasi, dan saling mendukung dalam mewujudkan karya-karya mereka. Pelatihan yang dilaksanakan di taman ini memberikan keterampilan baru bagi para peserta, dan tentunya dapat memperluas wawasan mereka dalam hal seni dan budaya. Namun, meskipun taman ini berhasil menciptakan ruang kreativitas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa, keberlanjutannya menjadi tantangan yang harus diperhatikan. Perawatan taman dan penyediaan fasilitas yang memadai agar kegiatan dapat terus berlangsung menjadi tugas bersama antara masyarakat dan pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan lembaga pendidikan yang ada di desa tersebut. Keberlanjutan taman kreasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa generasi muda tetap memiliki ruang untuk berkarya dan mengembangkan potensi mereka di masa depan.
Program HIMATIKA Goes to School juga menjadi bagian integral yang sangat berarti dalam rangkaian kegiatan HIMATIKA Mengabdi Jilid IX. Program ini berfokus pada upaya mengenalkan dunia matematika dan sains kepada para pelajar di sekolah-sekolah sekitar desa. Dalam kegiatan ini, HIMATIKA mengadakan lomba matematika, diskusi sains, serta berbagai pemaparan mengenai pentingnya ilmu pengetahuan, khususnya matematika, dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para pelajar yang merasa termotivasi dan terinspirasi untuk lebih mendalami pelajaran matematika dan sains. Banyak siswa yang sebelumnya kurang tertarik dengan kedua bidang ini, mulai menunjukkan minat yang lebih besar setelah mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan yang lebih menyenangkan dan aplikatif, seperti lomba atau diskusi yang melibatkan siswa langsung, dapat membangkitkan minat dan semangat belajar mereka. Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan para siswa bahwa matematika bukanlah sesuatu yang sulit atau membosankan, tetapi merupakan ilmu yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tantangan yang dihadapi dalam program ini adalah keterbatasan fasilitas pendidikan yang memadai, seperti alat peraga atau sarana untuk mendalami materi dengan lebih mendalam. Sebagian besar sekolah di Desa Lantan masih kekurangan alat bantu yang dapat meningkatkan proses pembelajaran di bidang sains dan matematika. Oleh karena itu, untuk menciptakan dampak yang lebih besar, perlu ada kolaborasi lebih lanjut antara HIMATIKA, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan untuk memastikan bahwa fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah desa dapat mendukung kegiatan pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat desa juga menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan HIMATIKA Mengabdi Jilid IX. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kegiatan ini mengadakan berbagai sosialisasi terkait pengelolaan potensi desa secara berkelanjutan. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara-cara untuk mengoptimalkan sumber daya alam yang ada, seperti hasil pertanian dan kerajinan tangan, serta bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi mereka. Pelatihan yang dilaksanakan memberi masyarakat keterampilan baru dalam hal pengolahan produk, seperti kerajinan tangan yang dapat dipasarkan lebih luas. Hal ini memberikan harapan baru bagi warga desa untuk meningkatkan perekonomian mereka melalui usaha kecil dan menengah. Namun, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah keterbatasan akses terhadap teknologi dan pemasaran produk. Sebagian besar produk kerajinan tangan yang dihasilkan oleh masyarakat desa masih sulit untuk dipasarkan secara luas, sehingga hasilnya belum maksimal. Oleh karena itu, penting agar pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produk juga diberikan kepada masyarakat, agar mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas, baik lokal maupun nasional. Selain itu, pemberdayaan ekonomi desa akan lebih optimal jika didukung oleh sistem pemasaran yang terorganisir dan memiliki akses yang mudah menuju pasar yang lebih besar.
Secara keseluruhan, HIMATIKA Mengabdi Jilid IX telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi masyarakat Desa Lantan, Batukliang Utara, Lombok Tengah. Melalui program-program yang dilaksanakan, kegiatan ini telah memberikan dampak positif dalam banyak aspek, mulai dari kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan kreativitas generasi muda. Meskipun ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi, seperti keberlanjutan fasilitas, akses terhadap teknologi, dan penyediaan alat pendidikan yang lebih memadai, kegiatan ini telah membuka jalan bagi perubahan yang lebih baik di masa depan. Diharapkan kegiatan HIMATIKA Mengabdi dapat terus dilanjutkan, dengan peningkatan kualitas dan cakupan yang lebih luas, sehingga dampaknya bisa dirasakan lebih banyak masyarakat di desa-desa lain yang membutuhkan. Dengan adanya sinergi antara HIMATIKA, masyarakat, dan pihak terkait lainnya, akan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk berinovasi, berkreasi, dan memperjuangkan masa depan yang lebih baik.
SIMPULAN
Kesimpulan
HIMATIKA Mengabdi Jilid IX di Desa Lantan, Batukliang Utara, Lombok Tengah, telah berhasil memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat setempat dalam berbagai aspek, mulai dari kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan kreativitas generasi muda. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui sosialisasi mengenai pencegahan stunting dan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, pembentukan Taman Kreasi telah memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kreativitas mereka, serta mempererat hubungan sosial di antara mereka. Program HIMATIKA Goes to School juga memberikan dampak positif bagi pelajar dengan mengenalkan dunia matematika dan sains, serta memotivasi mereka untuk lebih mendalami kedua bidang tersebut. Pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan pengelolaan potensi desa juga memberikan wawasan baru kepada masyarakat tentang cara memanfaatkan sumber daya alam dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Meskipun ada tantangan yang perlu dihadapi dalam keberlanjutan fasilitas dan akses ke pasar, kegiatan ini telah berhasil membuka jalan untuk perubahan yang lebih baik dan memberikan harapan baru bagi masyarakat desa.
Saran
Dari hasil pelaksanaan HIMATIKA Mengabdi Jilid IX, terdapat beberapa saran yang dapat mendukung keberlanjutan dan peningkatan dampak kegiatan di masa depan. Pertama, untuk Taman Kreasi, perlu dilakukan upaya bersama antara masyarakat dan pihak terkait untuk memastikan pemeliharaan taman dan fasilitas yang ada agar tetap dapat digunakan dengan optimal. Selain itu, perlu juga diperkenalkan lebih banyak lagi kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat agar manfaat taman ini lebih merata. Kedua, dalam hal pemberdayaan ekonomi, pelatihan tentang pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produk lokal sangat diperlukan, agar masyarakat dapat mengakses pasar yang lebih luas, baik melalui platform digital maupun jaringan distribusi lainnya. Ketiga, untuk memperkuat program HIMATIKA Goes to School, diperlukan dukungan lebih lanjut dalam hal penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai, seperti alat peraga dan materi ajar yang lebih variatif, agar pelajaran matematika dan sains menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Terakhir, keberlanjutan kegiatan ini akan lebih terjamin jika adanya kerjasama yang lebih erat antara HIMATIKA, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan setempat, serta pemantauan berkala untuk memastikan kegiatan yang dilakukan tetap memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Diharapkan, dengan adanya perbaikan dan inovasi dalam setiap program, HIMATIKA Mengabdi dapat terus memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat di Desa Lantan dan daerah lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
Gurel, M. (2021). Pengaruh Pengabdian Masyarakat dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 45-56.
Hidayat, R. (2022). Inovasi Kreatif dalam Program Pengabdian Masyarakat: Studi Kasus di Desa-Desa Indonesia. Jakarta: Penerbit Inovasi.
Rahman, A. F. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengabdian Mahasiswa: Teori dan Praktik. Pustaka Edukasi Indonesia.
Suryani, D. (2020). Pendidikan Matematika dan Pemberdayaan Ekonomi Melalui Kegiatan Sosial. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 8(1), 13-25.
Yulianto, A. (2019). Strategi Pengabdian Masyarakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Desa. Jurnal Ilmu Sosial, 5(4), 121-133.
Komentar
Posting Komentar